Lagi, Dekan Fakultas Syari’ah IAIN Ternate sampaikan Terobosan Baru Membangun SDM Unggul di IAIN Ternate

Dekan Fak. Syari’ah IAIN Ternate Prof Dr H Jubair Situmorang, M.Ag saat menyampaikan sambutan pada pelaksanaan kuliah umum di laboratorium Fak. Syari’ah.

PIKIRANPOST.COM– Setelah sukses menggulirkan program praktisi mengajar yang melibatkan stakeholder dalam kegiatan pembelajaran. Dekan Fakultas Syari’ah IAIN Ternate, Maluku Utara, Prof Dr H Jubair Situmorang, M.Ag kembali memaparkan terobosan baru untuk membangun sumber daya manusia (SDM) di fakultas Syari’ah.

Hal tersebut ia sampaikan di hadapan mahasiswa fakultas Syari’ah, saat berlangsungnya kegiatan kuliah umum di laboratorium fakultas Syari’ah, Kamis (7/3/2024), ia menuturkan pada tahun 2024 ini, pihaknya mulai mengambil langkah terukur dan sistematis dalam membenahi manajemen akademik.

Langkah tersebut, kata dia, untuk memberi penguatan keilmuan serta mengajarkan mahasiswa tertib administrasi, dan mendorong mahasiswa menguasai bidang keilmuan pada setiap program studi.

“Pada tahun 2014 ini, kami mulai menerapkan pada semua program studi di fakultas Syari’ah, bahwa kami mewajibkan mahasiswa harus membuat SKP (satuan kredit pastisipasi, red), sehingga mahasiswa yang nantinya tidak membuat SKP, praktis kami akan menangguhkan mereka pada saat proses ujian komprehensif,” terangnya

Menurutnya, terobosan ini dilakukan dengan tujuan mendorong mahasiswa di fakultas Syari’ah, tidak hanya mengikuti kegiatan pembelajaran, melainkan mereka juga harus terlibat pada kegiatan-kegiatan non-akademik, baik yang digelar di kampus maupun di luar kampus.

Pria yang juga selaku ketua MUI kota Ternate ini, meyakini roadmap yang telah disusun dalam membangun SDM unggul di fakultas Syari’ah, nantinya memberi kepastian terkait output fakultas Syari’ah yang berkualitas secara merata pada semua program studi.

“Jadi, SKP mahasiswa itu, meng-cover, kegiatan-kegiatan akademik dan non-akademik, terlebih jika mereka berpartisipasi pada perlombaan secara regional, nasional maupun internasional, maka hal ini mendatangkan manfaat secara pribadi bagi mahasiswa, dan berdampak pada prodi dan fakultas,” jelasnya

Mantan wakil rektor bidang administrasi dan keuangan IAIN Ternate ini, juga meminta kepada mahasiswa, harus pro aktif dalam melaporkan kegiatan yang mereka ikuti kepada koordinator prodi.
Karena, dari data tersebut, lanjut dia, nantinya di-cover dan dinilai terkait sejauh mana mahasiswa berpartisipasi pada kegiatan-kegiatan akademik dan non-akademik. Dan’ dari data itulah, kata dia, dapat dipastikan bakat dan minat mahasiswa per program studi. Sehingga, pihak fakultas dengan mudah untuk menyusun komposisi dalam mengikutsertakan mahasiswa pada setiap kegiatan akademik dan non-akademik.

“Alhamdulillah, kami mulai melakukan upaya-upaya secara sistematis dan menunjukan hasil yang memuaskan, lantaran dari sisi administrasi mahasiswa terlihat sudah sangat baik, seperti memantau perkembangan perkuliahan mahasiswa dan lain-lain,” paparnya.

Selain itu, menurut alumni IAIN Sumatera Utara ini, dalam membangun SDM unggul di fakultas Syari’ah, tidak hanya dengan pendekatan pembelajaran. Tapi, pihaknya pada tahun 2024 ini, mendorong mahasiswa untuk mengasah kemampuan akademik melalui kegiatan pengabdian dan penelitian.

“Harapan kita ke depan, tentunya bukan hanya program pengajaran yang menjadi perhatian, tapi penelitian dan pengabdian juga masuk dalam skema prioritas yang diusung untuk dijalankan mahasiswa, sehingga nantinya mereka melahirkan karya-karya terbaik,” cetusnya

Untuk itu, guru besar pada fakultas Syari’ah ini, menyampaikan kepada mahasiswa untuk terus gelorakan literasi sebagai bentuk kecintaan terhadap ilmu pengetahuan. Dari semangat mencintai literasi, praktis mahasiswa bakal melahirkan karya-karya yang nantinya menjadi jejak rekam mereka di kampus, terlebih untuk fakultas Syari’ah.

“Apabila yang telah menerbitkan buku, atau minimal sudah ada naskah yang mau diterbitkan, serahkan kepada fakultas, akan kami biayai dan terbitkan, intinya buku apa saja, seperti kumpulan puisi, catatan perjalanan sepanjang mengikuti KKN, dan buku-buku bergenre lainnya,” tuturnya

“Jadi, bukan hanya mahasiswa, tapi bapak ibu dosen juga silahkan, jika ada naskah serahkan kepada fakultas,” imbuhnya.

Dosen Tatanegara fakultas Syari’ah ini juga mengharapkan kepada mahasiswa dan dosen, agar senantiasa terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang menghadirkan manfaat kepada fakultas dan lembaga.
Menurutnya, kegiatan yang diikuti dosen dan mahasiswa harus di-support secara maksimal, karena nantinya berdampak positif terhadap lembaga.

“Jika ada mahasiswa yang mendapat kesempatan mengikuti lomba tingkat regional, nasional, maupun internasional terkait bidang keilmuan pada masing-masing prodi, sampaikan kepada kami dan akan kami siap biayai. Begitupun sama halnya dengan dosen, yang menjadi narasumber pada kegiatan seminar nasional maupun internasional, tolong sampaikan akan kami fasilitasi (biayai, red),” pungkasn.(*)

Penulis : HMS
Editor : S.S.Suhara

banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *