KABAR membanggakan kembali datang dari sektor pariwisata Kabupaten Pulau Morotai. Morotai Festival (Morofest) resmi masuk dalam 110 Kalender Event Nasional Karisma Event Nusantara (KEN) Tahun 2026 yang ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Penetapan tersebut diumumkan secara daring pada Jumat, 23 Januari 2026.
Morofest menjadi satu dari dua event di Provinsi Maluku Utara yang berhasil lolos kurasi nasional, bersama Festival Teluk Jailolo. Penetapan ini merupakan bagian dari program Karisma Event Nusantara (KEN) yang diinisiasi Kementerian Pariwisata RI sebagai upaya strategis untuk meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan perekonomian daerah melalui event-event unggulan di seluruh Indonesia.
KEN merupakan kumpulan event terpilih yang telah melalui serangkaian proses kurasi ketat, meliputi aspek kualitas penyelenggaraan, daya tarik wisata, dampak ekonomi, serta keberlanjutan event. Berdasarkan hasil penilaian tersebut, Kementerian Pariwisata RI menetapkan event-event terpilih sebagai Karisma Event Nusantara 2026, sebagaimana tertuang dalam Keputusan Menteri Pariwisata Nomor SK/2/HK.01.02/MP/2026 tentang Karisma Event Nusantara (KEN) Tahun 2026.
Kementerian Pariwisata RI juga menyampaikan harapan kepada para kepala daerah, baik Gubernur, Bupati, maupun Wali Kota, agar terus mendorong peningkatan kualitas event, melaksanakan kegiatan sesuai jadwal yang telah ditetapkan, serta menjadikan event KEN sebagai daya tarik utama dalam meningkatkan kunjungan wisatawan dan berkontribusi langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pulau Morotai, Muksin Suleman, kepada media ini mengakui bahwa masuknya Morotai Festival dalam kalender KEN memberikan dampak positif yang signifikan terhadap promosi pariwisata Morotai. Dampak tersebut antara lain berupa promosi Morofest secara masif oleh Kementerian Pariwisata RI, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Untuk dukungan anggaran secara langsung dalam KEN, kami diminta berkoordinasi dengan Kementerian Pariwisata. Namun yang paling penting adalah dukungan promosi melalui seluruh jaringan pemasaran Kementerian Pariwisata, baik di dalam maupun luar negeri. Ini sangat penting, karena promosi event jika dilakukan secara mandiri tentu membutuhkan biaya yang sangat besar. Dengan masuknya Morofest dalam KEN, jalur promosi menjadi lebih terbuka dan efektif,” ujar Muksin.
Ia menambahkan, masuknya Morotai Festival (Morofest) dalam Kalender Event Nasional KEN 2026 menjadi bukti komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Morotai dalam mengembangkan sektor pariwisata berbasis event, sekaligus memperkuat posisi Morotai sebagai destinasi unggulan nasional dan internasional.(kbg/stv)






