Empat Mahasiswa FEBI IAIN Ternate Raih Predikat Pujian pada Yudisium Sarjana Periode Ganjil 2025-2026

Mahasiswa FEBI IAIN Ternate saat mengikuti yudisium sarjana semester genap tahun 2025

FAKULTAS Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate, Maluku Utara, pada selasa (27/1/2026) besok akan menggelar yudisium sarjana untuk periode semester ganjil tahun akademik 2025-2026.

Pelaksanaan yudisium periode semester ganjil dipusatkan di studio FEBI IAIN Ternate, dan diikuti sebanyak 38 mahasiswa, yakni program studi perbankan syariah (PBS) sebanyak 15 mahasiswa, prodi ekonomi syariah (EKS) 7 mahasiswa, prodi manajemen keuangan syariah (MKS) 6 mahasiswa, dan prodi akuntansi syariah (AKS) 10 mahasiswa.

Sementara dari jumlah mahasiswa yang mengikuti yudisium tersebut, empat di antaranya ditetapkan sebagai peraih predikat pujian berdasarkan surat keputusan Dekan FEBI IAIN Ternate.

Keempat mahasiswa tersebut yakni, Safitri Hafza Rondonuwu dari prodi PBS dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,94, Rizka Pratiwi Putri dari prodi EKS meraih IPK 3,65, Siti Jamila dari prodi MKS dengan raihan IPK 3,84 dan Fitria Danta dari prodi AKS dengan IPK 3,69.

Dekan FEBI IAIN Ternate, Dr Abu Sanmas, S.H., MH saat ditemui di ruang kerjanya menyampaikan rasa syukur dan bangga kepada mahasiswanya yang telah berhasil menyelesaikan perjalanan akademik dan meraih gelar sarjana di semester ganjil tahun akademik 2025-2026.

Dia menjelaskan, pelaksanaan yudisium sarjana pada setiap semester lantaran mengacu pada pedoman akademik di IAIN Ternate. Untuk itu, mahasiswa yang belum dapat menyelesaikan studi di semester ganjil, praktis nantinya mengikuti yudisium di semester genap.

“Pada hakikatnya yudisium sarjana merupakan pertanda bahwa mahasiswa telah menyelesaikan studi strata satu (S-1) dan mereka berhak menyandang gelar sarjana,” terangnya, senin (26/1/2026).
“Untuk prodi PBS, EKS dan MKS mereka menggunakan gelar sarjana ekonomi (S.E), sedangkan prodi AKS dengan gelar sarjana akuntansi (S.Akun),” imbuh kandidat Guru Besar IAIN Ternate.

Mantan ketua lembaga penjaminan mutu (LPM) IAIN Ternate itu berharap mahasiswa yang belum menyelesaikan studi tepat di semester ganjil, agar jadikan momen pelaksanaan yudisium sarjana semester ganjil sebagai pelecut semangat untuk menuntaskan studi di semester genap.

“Harapan kami, semoga dengan pelaksanaan yudisium ini memantik mahasiswa yang belum berhasil menyelesaikan studi di semester ganjil, untuk lebih konsentrasi menyelesaikan studi mereka di semester genap,” tandasnya.(*)

Penulis : Hms
Editor.   : S.S.Suhara

banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *