Pemuda Duma Kira dan Galela Punya Potensi Terpendam, Saatnya Potensi Ini Didukung Untuk Ditampilkan Secara Positif 

PEMERINTAH Kabupaten Halmahera Utara melalui pendekatan persuasif dan kolaboratif kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Hal ini ditandai dengan pelaksanaan Deklarasi Damai antara Desa Kira dan Desa Duma, Kecamatan Galela Barat, pada Jumat (10/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di wilayah perbatasan kedua desa tersebut berjalan khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Hadir dalam kegiatan ini sejumlah unsur pimpinan daerah, antara lain Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, serta ratusan warga dari kedua desa.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa deklarasi damai ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam merawat persatuan dan mencegah konflik sosial yang dapat merugikan masyarakat luas. Ia juga mengapresiasi inisiatif dan kesadaran generasi muda kedua desa yang telah mendorong terwujudnya perdamaian.

“Pemerintah daerah hadir sebagai fasilitator untuk memastikan setiap persoalan dapat diselesaikan secara bijak dan bermartabat. Kami bangga karena masyarakat Galela mampu menjaga konflik ini tidak meluas menjadi isu antar kelompok atau agama,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya peran keluarga dan tokoh masyarakat dalam membina generasi muda agar tidak mudah terprovokasi, termasuk dalam menyikapi informasi di media sosial. Pemerintah daerah juga meminta aparat penegak hukum untuk bertindak tegas terhadap pelaku yang berpotensi mengganggu ketertiban.

Sementara itu, Kapolres Halmahera Utara Erlichson Pasaribu menekankan bahwa sejumlah insiden sebelumnya dipicu oleh kesalahpahaman di kalangan remaja. Oleh karena itu, sinergi antara masyarakat, orang tua, dan aparat keamanan menjadi kunci utama dalam mencegah konflik serupa.

Dukungan juga disampaikan oleh unsur TNI melalui perwakilan Kodim 1508/Tobelo yang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap generasi muda serta menjaga ketertiban lingkungan, khususnya pada malam hari.

Deklarasi damai ini ditandai dengan pembacaan dan penandatanganan naskah kesepakatan bersama oleh perwakilan kedua desa, pemerintah daerah, serta unsur terkait. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama, foto bersama, dan penampilan seni budaya sebagai simbol persatuan.

Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara berharap, melalui deklarasi ini, seluruh elemen masyarakat dapat secara konsisten menjaga komitmen perdamaian serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan demi terciptanya situasi yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Galela Barat.(*)

Penulis : Cheni

Editor.  : S.S.Suhara

banner banner banner banner banner banner banner banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *