Insentif Untuk Rakyat : Jangan Biarkan Desa Hanya Menjadi Penonton Pembangunan 

Oleh : Afu warga Pulau Gebe

DI tengah hiruk-pikuk pembangunan daerah dan besarnya arus investasi di Kabupaten Halmahera Tengah, satu hal tidak boleh dilupakan: rakyat di desa adalah pemilik sah dari masa depan daerah ini. Pembangunan tidak boleh hanya berbicara tentang angka, proyek, dan investasi besar, tetapi juga harus menyentuh kehidupan masyarakat di akar rumput.

Karena itu, program pemberian insentif bagi masyarakat yang disalurkan oleh Pemerintahan IMSAdil Kabupaten Halmahera Tengah patut diapresiasi. Program ini menjadi tanda bahwa pemerintah daerah masih melihat rakyat kecil sebagai bagian penting dari arah pembangunan.

Bagi masyarakat Desa Kacepi, insentif ini bukan sekadar bantuan. Ia adalah simbol kehadiran negara di tengah masyarakat, sebuah pengakuan bahwa warga desa tidak boleh dibiarkan berdiri sendiri menghadapi perubahan besar yang sedang terjadi di daerah ini.

Pemerintah Desa Kacepi bersama masyarakat menyampaikan terima kasih kepada Bupati, Wakil Bupati, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Tengah atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat desa.
Namun apresiasi ini juga harus dibaca sebagai pengingat politik:
bahwa pembangunan daerah tidak boleh meninggalkan desa.

Di wilayah seperti Gebe dan sekitarnya, masyarakat hidup berdampingan dengan aktivitas industri dan perubahan ekonomi yang besar. Jika pembangunan hanya berputar pada pusat-pusat ekonomi dan tidak menyentuh masyarakat desa, maka ketimpangan akan menjadi luka sosial yang panjang.

Karena itu, program insentif bagi masyarakat harus dilihat sebagai awal dari keberpihakan yang lebih besar. Desa tidak boleh hanya menjadi tempat di mana sumber daya diambil, sementara kesejahteraan warganya berjalan lambat.

Rakyat desa tidak meminta kemewahan. Mereka hanya meminta keadilan dalam pembangunan.
Dan ketika pemerintah daerah mulai menunjukkan keberpihakan kepada masyarakat, seperti melalui program insentif ini, maka harapan itu kembali hidup.

Sebab masa depan Halmahera Tengah tidak hanya dibangun di pusat kota, tetapi juga ditentukan oleh kehidupan masyarakat di desa-desa seperti Kacepi.(*)

banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *