PIKIRANPOST.COM– Fakultas Syari’ah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate, Maluku Utara, menggelar kegiatan Pembekalan Praktikum Profesi Syari’ah (P3S) tahun akademik 2023/2024.
Pembekalan P3S berlangsung di auditorium IAIN Ternate Selasa (27/2/2024), diikuti oleh 60 mahasiswa dari 4 program studi, di antaranya 20 mahasiswa prodi hukum keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyah), 10 mahasiswa prodi ekonomi syar’ah (Muamalah), 17 mahasiswa hukum pidana (Jinayah), dan 13 mahasiswa dari prodi Hukum Tatanegara (Siyasah Syar’iayyah).
Prosesi pembukaan P3S diikuti oleh Dekan Fakultas Syariah, para wadek, koordinator prodi, dosen, dan serta sejumlah staf administrasi pada fakultas Syari’ah.
Dekan fakultas syari’ah Prof Dr H Jubair Situmorang, M.Ag dalam sambutannya mengatakan, mahasiswa sebagai etalase kampus, dituntut harus memiliki peran serta komitmen dalam menjaga nama baik lembaga.
Ia menilai mahasiswa yang mengikuti kegiatan P3S harus senantiasa menjunjung simbol dan berpikir substantif untuk menarik simpati publik. Menurut dia, selama sebulan berpraktik di instansi pemerintah maupun swasta, mahasiswa P3S harus tunjukkan jati diri sebagai mahasiswa IAIN Ternate.
“Karena itu, kalian adalah etalase, maka selama kurang lebih satu bulan berada di lokasi praktik harus tunjukkan yang terbaik,” katanya
Mantan Wakil Rektor Bidang Administrasi dan Keuangan IAIN Ternate periode 2014-2019 ini, menuturkan, secara keilmuan memang dikatakan mahasiswa masih dalam tahap proses. Tapi, sebagai mahasiswa IAIN Ternate harus menjaga integritas di hadapan publik, karena hal ini kata dia, menjadi unsur terpenting yang selalu melekat pada mahasiswa.
Guru Besar Bidang Fiqh Siyasah pada Fakultas Syariah ini, berharap selama melangsungkan praktik, mahasiswa harus tunjukkan karakter yang baik, serta membangun kolaborasi kebersamaan yang berimplikasi terhadap kinerja yang dijalankan pada setiap instansi pemerintah maupun swasta.
“Tetap harus menjaga etika, karena selama berada lokasi praktik, pasti bertemu dengan orang-orang yang secara pengalaman dan keilmuan yang beragam, terlebih tautan emosional pasti terbangun antara mahasiswa praktik dengan para alumni IAIN Ternate yang ada di instansi pemerintah dan swasta,” tutur alumni IAIN Sumatera Utara.
Doktor lulusan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar ini, mengaku mahasiswa P3S Fakultas Syariah IAIN Ternate pada setiap tahun akademik, memang direspon positif oleh instansi maupun stakeholder yang sudah menjadi mitra bagi IAIN Ternate.
Sehingga, kata dia, P3S di tahun 2024 ini, pihaknya diminta oleh sejumlah instansi, untuk menambah komposisi peserta P3S pada setiap instansi pemerintah dan swasta. Ia menilai permintaan tersebut, tentu bagian dari respon positif instansi pemerintah dan swasta terhadap IAIN Ternate.
“Sejumlah instansi telah menyampaikan kepada kami, bahwa mereka siap menampung 8-10 mahasiswa P3S. Dan, saya pikir ini merupakan respon yang baik. Karena itu, kami berharap kepada mahasiswa P3S harus menjadi etalase fakultas Syari’ah IAIN Ternate, yang senantiasa menghadirkan pesan positif untuk Fakultas Syari’ah dan IAIN Ternate,” tandasnya
Sementara ketua panitia P3S Fakultas Syariah tahun 2024, Ilmiyati M. Djafar, S.Ag mengatakan kegiatan pembekalan P3S berlangsung selama 2 hari yakni pada 27-28 Februari 2024.
Ia mengungkapkan pada pelaksanaan pembekalan P3S, panitia menghadirkan 4 narasumber untuk memberi penguatan keilmuan kepada mahasiswa P3S.
Keempat narasumber tersebut lanjut dia, di antaranya, Pj Kepala Perwakilan Ombudsman Maluku Utara, Akmal Kadir, S.H, Ketua Pengadilan Agama Kelas 1A, Drs Djabir Sosale, M.H, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ternate Drs Hi Salmin Abd Kadir, M.PdI, dan Ketua DPD Kongres Advokat Indonesia Provinsi Maluku Utara, Darwis Moh. Said, S.H.
Ilmiyati menuturkan mahasiswa P3S akan ditempatkan pada 18 instansi pemerintah dan swasata. Ia bilang, kegiatan praktikum pada hakikatnya sebagai kegiatan penguatan keilmuan mahasiswa fakultas Syari’ah.
Sehingga, pembekalan yang dilakukan selama 2 hari, diharapkan mahasiswa antusias untuk mendapatkan pengetahuan, maupun hal-hal teknis pelaksanaan kerja yang disampaikan narasumber, yang nantinya menjadi bekal mereka untuk terjun ke lokasi praktik.
“Kegiatan P3S ini pada prinsipnya untuk mendekatkan mahasiswa engan lembaga profesi yang sesuai dengan tuntutan kompetensi lulusan mahasiswa,” katanya. (*)
Penulis : HMS
Editor. : S.S.Suhara






