Tujuh Bakal Calon Rektor IAIN Ternate Siap “Bertarung” di Jakarta

Ketua panitia penjaringan bakal calon Rektor IAIN Ternate, Jamaluddin Bugis.

TAHAPAN penjaringan bakal calon Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate mulai memasuki babak akhir.

Ketua panitia penjaringan bakal calon (balon) Rektor IAIN Ternate masa jabatan 2025-2029 Jamaluddin Bugis ketika ditemui pada Sabtu (11/10/2025) di rumdis kampus mengatakan setelah panitia penjaringan merampungkan proses verifikasi kelengkapan dokumen administrasi balon pada 6 sampai 8 oktober 2025, dan resmi menyerahkan hasilnya kepada Rektor IAIN Ternate.

“Kami sudah melakukan verifikasi kelengkapan dokumen administrasi bakal calon Rektor IAIN Ternate, dan telah diumumkan melalui website IAIN Ternate pada Jum’at, 10 oktober 2025, dan langsung menyampaikan laporan kepada Rektor IAIN Ternate,” kata Jamaluddin saat ditemui di kampus IAIN Ternate, Sabtu (11/10/2025).

“Selanjutnya hasil verifikasi administrasi bakal calon Rektor akan diserahkan oleh Rektor kepada Senat IAIN Ternate pada 14 oktober 2025,” imbuhnya.

Dia mengungkapkan, dokumen administrasi dari tujuh balon Rektor IAIN Ternate semuanya memenuhi persyaratan. Untuk itu, tahap selanjutnya, kata dia, Senat IAIN Ternate bakal melakukan sidang pemberian pertimbangan kualitatif pada 16 sampai  22 oktober 2025, kemudian menyerahkan kembali hasilnya kepada Rektor IAIN Ternate.

“Jadi, penyerahan hasil pemberian pertimbangan kualitatif bakal calon Rektor dari Senat kepada Rektor IAIN Ternate pada 28 sampai 31 oktober 2025,” terangnya.

Dia menjelaskan, setelah penyerahan hasil sidang pemberian pertimbangan kualitatif dari Senat, maka pada awal November 2025, Rektor IAIN Ternate akan menyampaikan kepada Menteri Agama.
Dengan begitu, lanjut dia, proses penentuan siapa yang bakal menjadi Rektor IAIN Ternate masa jabatan 2025-2029 dilakukan di Jakarta.

“Itu menjadi kewenangan Kementerian Agama (Kemenag), panitia sudah tidak lagi mencampuri kewenangan itu, panitia hanya menunggu hasil final dari Kemenag,” katanya.

“Kalau di Kementerian Agama, semua bakal calon dipanggil ke Jakarta untuk mengikuti tahapan fit and proper test,  dari sinilah baru dilakukan perengkingan sesuai hasil uji kelayakan tersebut,” pungkasnya.

Untuk diketahui, tujuh bakal calon IAIN Ternate yang bakal berkompetisi di Jakarta, yakni Dr Khalid Hasan Minabari, S.Ag.,MA yang merupakan keterwakilan dari fakultas tarbiyah dan ilmu keguruan (FTIK), kemudian Rektor petahana Prof Dr Radjiman Ismail, M.Pd yang juga sebagai dosen di FTIK, lalu Wakil Rektor bidang Akademik dan Pengembangan lembaga Dr Adnan Mahmud, S.Ag., MA yang merupakan dosen fakultas ushuluddin adab dan dakwah (FUAD).

Kemudian Direktur Pascasarjana IAIN Ternate Dr Samlan Ahmad, M.Pd, lalu Dr Musa Marengke, S.Ag., M.Pd keterwakilan dari FTIK , serta Dekan Fakultas Syariah Prof Dr H Jubair Situmorang, M.Ag, dan Dr Fatum Abubakar, M.Ag yang juga dari Fakultas Syariah. (*)

Penulis : Hms
Editor.   : S.S.Suhara

banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *