PKS Janji Kawal Pengelolaan APBD Maluku Utara di Parlemen

Ketua DPW PKS Malut, Is Suaib

PIKIRANPOST.COM – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berjanji bakal mengawal pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara (Malut) di parlemen pada periode 2024 – 2029

Setelah berhasil meraih 5 kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di empat Daerah Pemilihan (Dapil) pada Pemilihan Legislatif (Pileg) kemarin, partai berbasis Islam ini mulai meramu strategi untuk mengawal arah kebijakan pemerintah.

Kepada pikiranpost.com, Kamis (6/6) siang di kantor Sekretariat DPW PKS, Ketua DPW PKS Malut, Is Suaib mengatakan defisitnya pengelolaan APBD dan cukup besarnya hutang bakal menjadi isu yang diboboti PKS ke depan.

“Terakhir Provinsi juga meraih opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian). Kita berharap dengan 5 kursi bisa membantu pemerintah membangun penataan keuangan menjadi skala prioritas,”ungkap mantan Ketua Komisi II DPRD Kota Ternate periode 2014 itu.

Untuk itu, pihaknya berharap pemerintah dan DPRD periode ini bisa segera melunasi hutang-hutangnya pada tahun 2024. Supaya tidak membebani pemerintahan dan legislatif berikutnya.

Selain itu, melihat tingkat pertumbuhan ekonomi Maluku Utara yang tertinggi melampaui Nasional. Ia juga menyatakan kedepannya harus betul-betul didorong program yang menyentuh masyarakat secara langsung.

“Karena terkesan pertumbuhan ekonomi ini cuma di wilayah-wilayah tambang. Ini kira-kira formulasi pemerintah seperti apa. sehingga bersama-sama melakukan pertumbuhan ekonomi di setiap kabupaten kota,” jelasnya.

Menyoal isu yang di Boboti itu, Is menampik bahwa, DPRD hanya mengawal dan memberi masukkan. Namun yang mengeksekusi di lapangan adalah eksekutif, dalam hal ini Gubernur Malut. “Tapi kalau MK (Muhammad Kasuba) yang jadi Gubernur insha Allah kita akan lebih mudah,” tuturnya berkelakar.

Atas perolehan 5 kursi dengan meraup 8 ribu lebih suara rakyat, PKS disebut-sebut bakal masuk unsur pimpinan Wakil Ketua DPRD. Sementara soal nama yang bakal diusulkan PKS sebagai Wakil Ketua DPRD disebutkan bahwa sejauh ini belum ada.

Dikarenakan menunggu hasil sidang sengketa Pileg dari putusan Mahkamah Konstitusi tanggal 7 Juni. Q”Karena Gerindra ada gugatan di Dapil I. Nah setelah itu baru KPU bikin penetapan kursi. Baru setelah itu kita (PKS) akan rapat distribusi anggota ke alat kelengkapan dewan termasuk unsur pimpinan,” pungkasnya.

Seperti diketahui 5 nama Anggota DPRD Malut dari PKS yang terpilih periode 2024-2029 antara lain :

1. Is Suaib Dapil I Ternate – Halbar
2. M Ali Sangaji Dapil II Halut – Morotai
3. Husni Salim dan Mukmina Yasin Dapil IV Halsel
4. La Putu Dapil V Sula-Taliabu.(*)

Penulis : Ihdal Umam
Editor : S.S Suhara

banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *