DEKAN Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate, Maluku Utara, Dr Abd Rauf Wajo, S.HI., M.Ag menegaskan komitmen menghadirkan yang terbaik untuk FEBI sepanjang periode 2026-2030.
Hal ini ditegaskannya saat berlangsung prosesi serah terima jabatan (sertijab) Dekan FEBI yang berlangsung di studio FEBI, Selasa (21/4/2026).
Dia menyampaikan, tugas dan tanggung jawab sebagai Dekan bakal dimaksimalkan untuk mendukung program-program yang telah dicanangkan Rektor IAIN Ternate, Dr Adnan Mahmud, S.Ag., M.A.
“Bahwa transformasi menjadi prioritas, sehingga kami bakal all out bekerja secara maksimal untuk mendukung langkah tersebut demi menuntaskan impian civitas akademika IAIN Ternate,” katanya.
Menurut dia, setelah resmi gawangi FEBI untuk periode 2026-2030, praktis sejumlah pencapaian yang telah ditorehkan kepemimpinan sebelumnya bakal dimaksimalkan untuk menghadirkan perubahan di FEBI.
Dia menilai perhatian utama dirinya di tahun perdana memimpin FEBI yakni, meningkatkan jumlah mahasiswa pada setiap program studi. Selain itu, hal yang sama juga dicurahkan untuk pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi.
“Kami telah membaca dan menelah aspek-aspek yang perlu kami perbaharui dan tingkatkan, demi mewujudkan impian keluarga besar FEBI dan civitas akademika untuk melihat prodi-prodi di FEBI terus bergerak lebih maju di masa depan,” terangnya.
“Yang terpenting adalah pelaksanaan kegiatan di FEBI memberi kontribusi untuk transformasi kelembagaan,” sambungnya.
Selain itu, dia menegaskan sepanjang kepemimpinan di FEBI, dirinya bakal mendorong dan memudahkan langkah para tenaga pendidik untuk berproses meraih jabatan fungsional.
“Kami juga bakal mendorong tenaga pendidik di FEBI untuk memusatkan perhatian dalam merubah status kepangkatan, kami akan membantu semaksimal mungkin dari sisi kebijakan untuk hal itu,” tegasnya.
Dia menambahkan, sepanjang memimpin FEBI, dirinya berkomitmen memberi yang terbaik untuk menghadirkan perubahan dan mendorong FEBI bergerak lebih maju, lantaran ingin menggoreskan catatan-catatan positif dalam pengabdian untuk IAIN Ternate.
“Banyak orang ingin mengabdi di sini (IAIN Ternate, red), hanya saja nasib mereka kurang beruntung, untuk itu kita yang telah dipilih oleh Tuhan bekerja di IAIN Ternate, maka kita harus wujudkan komitmen kita untuk menggoreskan sejarah di IAIN Ternate,” tandasnya. (*)






