Menyambut Tahun Baru Islam, Kemenag se Provinsi Maluku Utara Gelar Kegiatan Keagamaan dan Sosial 

KEMENTERIAN Agama se-Provinsi Maluku Utara menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dengan berbagai kegiatan keagamaan dan sosial yang melibatkan masyarakat luas. Rangkaian kegiatan diawali dengan zikir dan doa bersama pada malam pergantian tahun hijriah, kemudian dilanjutkan dengan pawai taaruf yang berlangsung meriah di sepuluh kabupaten kota pada Selasa (16/06/2026).

Mengusung tajuk Peaceful Muharram dengan tema Menebar Maslahat, Menguatkan Umat, peringatan Tahun Baru Islam tahun ini tidak hanya menjadi momentum refleksi spiritual, tetapi juga penguatan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara, H. Machmud Zulkiram, mengatakan tema yang diangkat mengandung pesan penting agar umat Islam tidak hanya memperkuat hubungan dengan Allah SWT, tetapi juga memperkuat solidaritas dan kepedulian terhadap sesama.

“Peaceful Muharram dengan tema Menebar Maslahat, Menguatkan Umat mengajak kita untuk menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Salah satu bentuk penguatan umat yang kami lakukan adalah melalui program santunan kepada anak yatim dan piatu,” ujar Zulkiram saat memberikan sambutan pada kegiatan pawai taaruf di Kota Ternate.

1781586425_3053.jpegLebih lanjut, Kabid Bimas Islam menjelaskan, rangkaian kegiatan Muharram tahun ini juga akan diisi dengan program Lebaran Anak Yatim yang diperingati setiap tanggal 10 Muharram. Program tersebut menjadi bagian dari upaya Kementerian Agama untuk menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim sekaligus menumbuhkan semangat berbagi di tengah masyarakat.

“Khusus di Kota Ternate, kegiatan ini kami awali dengan bekerja sama dengan Baznas Kota Ternate untuk memberikan santunan kepada anak-anak yatim. Ini merupakan implementasi nyata dari tema yang kita usung tahun ini,” katanya.

Pawai taaruf yang digelar pada pagi hari diikuti oleh Pemerintah Daerah, ASN Kementerian Agama, lembaga pendidikan keagamaan, majelis taklim serta organisasi masyarakat Islam. Selain menjadi syiar Islam, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat ukhuwah dan memperkuat semangat kebersamaan dalam menyambut tahun baru hijriah.

Di akhir penyampaiannya, H. Zulkiram yang juga merupakan Jogugu Kesultanan Ternate menyampaikan, Muharram merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan, persaudaraan, dan kepedulian sosial yang menjadi ajaran penting dalam Islam. Melalui rangkaian kegiatan Peaceful Muharram 1448 Hijriah, semoga semangat menebar maslahat dapat terus tumbuh di tengah masyarakat sehingga tercipta umat yang kuat, harmonis, dan saling peduli satu sama lain.(*)

Penulis: Reni

 

banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *