Kemajuan Literasi Madrasah Siap Raih Rekor MURI Pada Festival Galatama II Maluku Utara 2026

SEMANGAT membangun generasi madrasah yang unggul, berprestasi, dan berkarakter kembali digaungkan oleh Bidang Pendidikan Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara melalui pelaksanaan Festival Galatama II Tingkat Provinsi Maluku Utara Tahun 2026 yang akan berlangsung pada 25–28 Juni 2026.

Ajang bergengsi yang menjadi wadah pengembangan bakat, prestasi, dan kreativitas peserta didik madrasah ini akan diikuti oleh ratusan siswa dari jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA) yang berasal dari 10 kabupaten/kota se-Maluku Utara, juara hasil seleksi berjenjang dari Festival Galatama tingkat kabupaten/kota. Sistem ini diharapkan mampu menghadirkan kompetisi yang lebih berkualitas sekaligus menjadi sarana pembinaan prestasi yang berkesinambungan.

Rencananya, pembukaan Festival Galatama II akan berlangsung meriah di Lapangan Ngaralamo, Salero, Kota Ternate, pada 25 Juni 2026 dan akan dibuka secara langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia. Kehadiran Menteri Agama menjadi bukti dukungan pemerintah terhadap penguatan mutu pendidikan madrasah dan pengembangan sumber daya manusia di daerah kepulauan.

Festival Galatama merupakan salah satu program unggulan Kanwil Kementerian Agama Maluku Utara dalam menciptakan ruang kompetisi yang sehat bagi siswa madrasah. Setelah sukses menyelenggarakan Festival Galatama I di tahun 2025, tahun ini penyelenggaraan Galatama II dipersiapkan lebih matang, profesional, dan akuntabel.

Kepala Bidang Pendidikan Islam kanwil Kemenag Maluku Utara, H. Yamin Latif Tjokra, mengatakan Festival Galatama II ini berbeda dengan tahun sebelumnya, panitia menghadirkan sejumlah inovasi dalam pelaksanaan lomba. Salah satunya adalah proses penilaian yang telah menggunakan aplikasi berbasis digital sehingga seluruh proses penjurian dapat dilakukan secara lebih transparan, objektif, dan akuntabel. Para dewan hakim juga telah dilantik dan diambil sumpahnya sebagai bentuk komitmen menjaga integritas serta profesionalisme dalam pelaksanaan festival, terangnya.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara, H. Amar Manaf, menyampaikan bahwa Festival Galatama bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya besar Kementerian Agama dalam menyiapkan generasi madrasah yang unggul, berdaya saing, serta memiliki karakter moderat dan cinta lingkungan.

“Festival Galatama II menjadi momentum penting untuk menunjukkan bahwa madrasah di Maluku Utara terus berkembang dan mampu melahirkan generasi berprestasi. Melalui kompetisi yang sehat dan sistem penilaian yang transparan, kita ingin membangun budaya mutu di lingkungan madrasah sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia daerah,” ujarnya.

Keistimewaan lain yang akan mewarnai pembukaan Festival Galatama II adalah penyerahan penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) kepada Kanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara atas capaian luar biasa dalam gerakan literasi berbasis ekoteologi.

Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan guru dan siswa madrasah se-Maluku Utara menghasilkan 3.519 karya puisi bertema ekoteologi yang ditulis secara serentak melalui program literasi madrasah. Rekor ini menjadi bukti nyata komitmen madrasah dalam mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan.

Penghargaan MURI tersebut direncanakan akan diterima langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia pada saat pembukaan Festival Galatama II.

Capaian tersebut sekaligus menegaskan keseriusan Kementerian Agama Maluku Utara dalam meningkatkan kualitas literasi dan penguatan sumber daya manusia, khususnya di kalangan peserta didik madrasah. Melalui pendekatan pendidikan yang memadukan ilmu pengetahuan, nilai keagamaan, dan kesadaran ekologis, madrasah di Maluku Utara terus menunjukkan kontribusi nyata dalam mencetak generasi masa depan yang cerdas, berakhlak, dan peduli terhadap lingkungan.

Festival Galatama II Tahun 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi panggung besar yang memperlihatkan kemajuan pendidikan madrasah Maluku Utara kepada masyarakat luas serta menginspirasi lahirnya generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Penulis : HMS : Editor : Reni

banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *