Kadis Sosial Maluku Utara Terus Obral Janji, ABK Speedboat Belum Terima Gaji Selama 10 Bulan

Speedboat milik dinas sosial provinsi Maluku Utara yang berlabuh di pelabuhan speedboat Ternate Sidangoli

RUPANYA Dinas Sosial Provinsi Maluku menunggak gaji 4 orang ABK Speedboat Dinas Sosial selama 10 bulan dihitung sejak januaria 2026.

Sofyan salah satu ABK kepada sejumlah media mengungkapkan kekecewaannya kepada Dinas Sosial Provinsi Maluku Utara dimana tempat mereka bekerja. Pasalnya, terhitung sudah memasuki 10 bulan mereka belum menerima gaji, padahal sebelumnya mereka sudah dijanjikan pada bulan September-Oktober ini seluruh gaji yang ditunggakan dibayarkan, namun hingga saat ini belum ada tanda-tandanya.

“Kami juga memiliki keluarga di rumah yang membutuhkan asap dapur selalu mengepul selain itu biaya sekolah anak-anak kami juga harus dibyar. Kalau sudah berbulan-bulan menunggak gimana itu,”katanya dengan nada kesal, pada Kamis (15/10/2026)

Sebagai ABK sudah sudah menjalankan kewajibannya memberikan pelayanan sekaligus merawat speedboat, namun hak-hak mereka selama ini selalu diabaikan. Bila dijumlahkan gaji per bulan Rp 1,5 juta di kalikan 10 bulan maka gaji yang mereka terima sebanyak Rp 15 juta.

“Kami butuh perhatian dari Gubernur Maluku Utara untuk mengintervensi masalah yang kami alami ini. Kami selalu termakan dengan janji janji dari pak kadis. Ada beberapa Kabid juga sudah kami hubungi seperti pak Firman tapi tidak pernah merespon,”paparnya.

Selain itu, saat ini mereka juga memikirkan bagaimana agar operasional speedboat cepat terpenuhi sehingga bisa dipindahkan ke Sidangoli untuk menjalani perbaikan. Pasalnya, sejumlah motoris speedboat Ternate Sidangoli sudah menegur untuk segera memindahkan ke tempat lain.

“Sudah ada desakan dari motoris untuk segera pindahkan, tapi mau pindahkan bagiamana sementara bensin saja tidak ada. Kami itu siap-siap saja, tolong ini harus menjadi perhatian juga,”tukasnya

Kadis sosial Provinsi Maluku utara, Zein Kasim, ketika dikonfirmasi pihaknya tetap komitmen untuk menyelesaikan tunggakan gaji ABK Speedboat. Menurut dia, tunggakan gaji tersebut, bukan hanya motoris tetapi juga dari clening servis dan juru masak.”Rekening salah. Yang jelasnya Dinas Sosial tetap menyelesaikan ya. Pencairan dan penyelesaian administrasi ini diperkirakan dapat direalisasikan pada anggaran perubahan bulan ini dan itu sudah berjalan, sisa butuh kesabaran saja,”katanya.

Selain persoalan anggaran, Dinas Sosial juga merespons aspirasi dari para motoris dan Anak Buah Kapal (ABK) di Sidangoli . Para pekerja transportasi laut tersebut meminta agar unit speedboat yang berada di lokasi saat ini segera dipindahkan ke tempat lain demi kelancaran operasional dan keamanan bahan bakar. Menanggapi permintaan relokasi armada tersebut, titik pemindahan unit speedboat diarahkan menuju wilayah lain.”Oh, ke Selatan ya,”jelasnya mengenai arah relokasi speedboat tersebut.

Dengan adanya kepastian penuntasan pencairan pada bulan Oktober ini serta arahan relokasi armada, diharapkan kendala operasional di lapangan dapat segera teratasi.(*)

Penulis : Redaksi :Editor : S.S.Suhara

banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *