SEBANYAK 1.446 anggota Gerakan Pramuka dari 48 sekolah di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, mengikuti kegiatan MABICAB CUP II 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian pra-Morotai Festival (Morofest) 2026, Sabtu (24/10/2026) malam.
Kegiatan tersebut melibatkan tiga golongan Pramuka, yakni Siaga tingkat SD, Penggalang tingkat SMP, dan Penegak tingkat SMA. Agenda ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas, bakat, keterampilan, sekaligus memperkuat karakter dan nilai-nilai kepramukaan.
Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali, mengatakan MABICAB CUP II tidak sekadar menjadi ajang bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan, tetapi juga sarana menumbuhkan kecintaan terhadap Gerakan Pramuka dan mempererat persaudaraan.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin menampilkan kreativitas dan keterampilan masing-masing peserta, menumbuhkan kebanggaan sebagai anggota Pramuka, serta membangun sinergi antara pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat,” ujarnya dalam sambutan.
Sambutan itu, disampaikan saat malam pembukaan acara pra-morofest. Dari 48 sekolah yang berpartisipasi, sebanyak 12 sekolah berasal dari jenjang SD/MI, 21 sekolah SMP/MTs, dan 15 sekolah SMA/MA/SMK. Total peserta yang mencapai 1.446 anggota Pramuka diharapkan dapat memanfaatkan kegiatan tersebut untuk mengembangkan potensi diri dan memperkuat semangat kebersamaan.
Umar juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, kepala sekolah, pembina, guru, orang tua, serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan. Ia berpesan agar peserta mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, menjaga kebersihan dan ketertiban, serta mempererat persaudaraan.
Sementara itu, Wakil Bupati Pulau Morotai, Rio Cristian Pawane, mengapresiasi Kwarcab Gerakan Pramuka Pulau Morotai dan seluruh panitia yang telah menginisiasi kegiatan tersebut.
Menurut Rio, kegiatan kepramukaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
“Pramuka bukan hanya tentang perkemahan atau perlombaan, tetapi juga tentang bagaimana kita membentuk generasi muda yang memiliki karakter kuat, disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab. Nilai-nilai ini sangat penting untuk mempersiapkan generasi penerus yang mampu menghadapi tantangan di masa depan,” katanya.
Ia berharap MABICAB CUP II menjadi kesempatan bagi peserta untuk belajar, mengembangkan kemampuan, memperluas pergaulan, dan mempererat persaudaraan. Rio juga mendorong anggota Pramuka Morotai agar terus tumbuh menjadi generasi yang tangguh, berintegritas, mencintai tanah air, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi daerah.
“Manfaatkan kegiatan ini untuk menunjukkan kemampuan terbaik, belajar bekerja sama, dan saling menghargai. Saya berharap adik-adik Pramuka Morotai dapat terus tumbuh menjadi generasi yang tangguh, berintegritas, mencintai tanah air, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi daerah,” tambahnya saat membuka kegiatan secara resmi.
Rio turut mengajak seluruh anggota Pramuka berpartisipasi menyukseskan rangkaian Morofest 2026 dengan menjaga kebersihan, ketertiban, keamanan, dan kenyamanan selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam kegiatan daerah harus diiringi kedisiplinan dan tanggung jawab agar seluruh agenda dapat berjalan dengan baik.
Selain MABICAB CUP II, Kwarcab Gerakan Pramuka Pulau Morotai juga menyiapkan rangkaian pra-Morofest yang dijadwalkan berlangsung pada 23–25 Oktober 2026. Agenda tersebut digelar menjelang pelaksanaan Morofest 2026 pada 26–29 Oktober 2026.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai berharap pembinaan karakter generasi muda dapat berjalan beriringan dengan penguatan kebersamaan dan partisipasi masyarakat dalam mendukung kegiatan daerah.(*)
Penulis : Moh : Editor : S.S.Suhara






