MENINDAKLANJUTI hasil pertemuan Akbar oleh warga Maffa Halmahera Selatan yang perihal dugaan penyalahgunaan dana desa belum lama ini yang tak dihadiri oleh Kades dan Ketua BPD.
Aliansi Rakyat Peduli Negeri (ARPN) melakukan pertemuan langsung dengan Bupati Halmahera Selatan Bassam Kasuba pasca kegiatan lomba PKK di Desa Lubi Kecamatan Gane Timur, pada 02/06/25.
Pertemuan itu guna memberikan petisi dukungan masyarakat dan data hasil temuan penyalahgunaan anggaran dana desa oleh kepala Desa Maffa tahun 2023, 2024, dan tahap satu 2025.
Pada pertemuan itu, ARPN menjelaskan semua kronologi pasca pelantikan kepala desa Maffa Harun Hamid terkait penyalahgunaan anggaran dana desa hingga penunjukan PAW BPD yang tidak melewati mekanisme yang semestinya.
Selain penyalahgunaan dana desa dan penggantian PAW BPD yang tidak sesuai mekanisme, Bupati Bassam Kasuba juga menyeoroti tindakan kades dan bendahara Desa Maffa yang memfasilitasi sekelompok orang mabuk minuman keras untuk kemudian menggangu rapat akbar yang dihadiri mayoritas masyarakat desa maffa tanpa kehadiran Kades dan BPD yang seharusnya menghadiri dan memberikan klarifikasi dalam forum tersebut.
Dalam pertemuan singkat ARPN dengan Bupati yang juga didampingi Wakil Bupati Helmi. Bupati berjanji akan segera meminta DPMD untuk memanggil kepala Desa Maffa dan meminta inspektorat untuk segera melakukan audit terkait laporan penyalahgunaan anggaran dana desa yang diberikan langsung oleh Aliansi Rakyat Peduli Negeri (ARPN).(*)
Penulis : Saleh Ibrahim
Editor. .: S.S.Suhara






