SETELAH dilaporkan hilang saat melaut, Yones Ceka (72), nelayan asal Desa Loleo Pangeo, Kecamatan Morotai Jaya, Kabupaten Pulau Morotai, akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat berkat upaya pencarian masyarakat nelayan setempat yang kemudian didukung oleh Tim Rescue Unit Siaga SAR (USS) Morotai bersama unsur terkait.
Korban ditemukan pada Rabu, 31 Desember 2025, sekitar pukul 13.30 WIT, di perairan sekitar Desa Loleo Pangeo oleh masyarakat nelayan yang sejak pagi melakukan pencarian secara swadaya. Sementara itu, Tim SAR Morotai tiba di lokasi sekitar pukul 14.00 WIT untuk melakukan penanganan, evakuasi, dan memastikan kondisi korban.
Informasi hilangnya korban pertama kali diterima Unit Siaga SAR Morotai dari Kopda Ekwata, Babinsa Desa Loleo Pangeo. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, korban berangkat melaut pada Selasa, 30 Desember 2025, sekitar pukul 05.00 WIT, untuk melakukan aktivitas memancing seperti biasa. Namun hingga sore hari, korban tidak kembali ke darat sehingga menimbulkan kekhawatiran pihak keluarga.
Pihak keluarga bersama masyarakat nelayan setempat kemudian melakukan pencarian secara mandiri di sekitar perairan Desa Loleo Pangeo. Setelah dilakukan penyisiran, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi lemah namun masih selamat.
Babinsa Kodim 1514/Morotai selanjutnya melaporkan hasil temuan tersebut kepada Unit Siaga SAR Morotai. Tim SAR yang tiba di lokasi langsung melakukan koordinasi dengan masyarakat, mengevakuasi korban ke darat, serta menyerahkan korban kepada pihak keluarga untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan lebih lanjut.
Camat Morotai Jaya, Asrum Suriadi, mengapresiasi peran aktif masyarakat nelayan serta sinergi seluruh unsur yang terlibat dalam proses pencarian tersebut.
“Kami mengapresiasi gerak cepat masyarakat nelayan Desa Loleo Pangeo yang lebih dahulu menemukan korban, serta dukungan Tim SAR, TNI, Polri, dan semua pihak terkait. Alhamdulillah korban ditemukan selamat. Ini menjadi pelajaran penting agar keselamatan saat melaut selalu diutamakan,” ujar Asrum Suriadi, Rabu (31/12/2025).
Sementara itu, Kepala Desa Loleo Pangeo, Abdul Totou, menyampaikan rasa syukur atas ditemukannya warganya dengan selamat.
“Atas nama Pemerintah Desa dan seluruh masyarakat Loleo Pangeo, kami mengucapkan syukur dan terima kasih kepada masyarakat nelayan yang telah berinisiatif melakukan pencarian, serta kepada Tim SAR dan semua pihak yang ikut membantu. Kami mengimbau para nelayan agar selalu memperhatikan cuaca dan melengkapi alat keselamatan saat melaut,” ungkapnya.
Dengan ditemukannya korban dalam keadaan selamat, operasi SAR dinyatakan selesai dan resmi ditutup.(*)
Penulis : Moh
Editor. : S.S.Suhara






