ORMAS Rampai Nusantara Maluku Utara mengecam keras pernyataan yang disampaikan oleh salah satu oknum Anggota DPRD Maluku Utara (AK) yang diduga memprovokasi atau menghasut masyarakat Halmahera Utara lewat Whatsapp Group (WA).
Melalui Sekretaris Wilayah Rampai Nusantara Malut, Abdullah Adam mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) agar segera mengambil langkah hukum dan menindak oknum yang mencoba mengacaukan situasi dengan penghasutan.
“Menurut Abdullah Adam, sebagai pejabat publik harusnya jadi penengah sekaligus pengayom, bukan ikut memprovokasi. Harus berpikiran jernih dengan mengedepankan akal sehat”.
Alud (sapaan Abdullah Adam), juga mendesak DPD Demokrat Maluku Utara juga segera mengevaluasinya, karena secara tidak langsung sudah mencederai nama baik partai, apalagi sebagai wakil rakyat di Provinsi.
Sementara itu, Ketua Wilayah Rampai Nusantara Nurcholish Rustam ketika dikonfirmasi mengatakan, secara organisasi Rampai Nusantara akan bersurat ke Badan Kehormatan DPRD, karena ini adalah persoalan serius.
“Kami akan melaporkan hal ini ke BK (Badan Kehormatan) DPRD, hal seperti tidak boleh dianggap sepele”, Ujar Nurcholish.
Rampai Nusantara juga menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya Halmahera Utara, agar tidak terprovokasi, tetap tenang, serahkan kepada aparat penegak hukum untuk memproses ini.(*)






