UPAYA pencarian terhadap nelayan asal Desa Kenari, Kecamatan Morotai Utara, Kabupaten Pulau Morotai, Ahmad Pangalima, yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak saat melaut, akhirnya membuahkan hasil.
Korban ditemukan dalam keadaan selamat pada Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 08.00 WIT, setelah bertahan semalaman di tengah laut akibat perahu fiber yang digunakannya dihantam gelombang tinggi.
Kapolres Pulau Morotai AKBP drh. Dedi Wijayanto, S.H., melalui Kapolsek Morotai Utara menjelaskan, korban ditemukan oleh nelayan Fikra Lastori bersama dua rekannya yang saat itu sedang mencari ikan di sekitar perairan Pulau Tabailenge, Kecamatan Morotai Utara.
Berdasarkan keterangan korban, peristiwa itu terjadi pada Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 15.00 WIT. Saat itu Ahmad sedang memancing di areal Rumpon Bere-Bere ketika cuaca tiba-tiba memburuk disertai gelombang tinggi. Ombak besar kemudian menghantam perahu fiber yang digunakannya hingga terbalik dan membuat korban terpisah dari perahunya yang hanyut terbawa arus.
Dalam kondisi darurat di tengah lautan, Ahmad berusaha menyelamatkan diri dengan memanfaatkan penutup coolbox sebagai alat bantu mengapung. Dengan tetap tenang, ia terus berenang mengikuti arus laut menuju daratan terdekat.
Di tengah perjuangannya, korban sempat melihat sebuah kapal jaring ikan melintas. Ia berusaha berteriak meminta pertolongan, namun suaranya tidak terdengar oleh awak kapal karena jarak yang cukup jauh serta kondisi cuaca yang masih buruk.
Setelah berjuang selama berjam-jam di tengah ombak, sekitar pukul 06.00 WIT korban akhirnya berhasil mencapai daratan Pulau Tabailenge. Tak lama kemudian, Ahmad ditemukan oleh Fikra Lastori bersama dua rekannya dan langsung dievakuasi dalam keadaan selamat.
“Hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban tidak mengalami luka serius maupun cedera fisik. Namun korban dalam kondisi sangat kelelahan akibat terapung dan berenang selama berjam-jam di laut,” ujar Kapolsek.
Sementara itu, perahu fiber milik korban hingga kini belum ditemukan dan diduga hanyut terbawa arus.
Kapolres Pulau Morotai mengapresiasi kepedulian masyarakat nelayan yang ikut membantu proses pencarian, serta sinergi personel Polri, TNI AL, dan seluruh unsur terkait yang bergerak cepat sejak laporan kehilangan diterima.
Ia juga mengimbau para nelayan agar selalu memperhatikan prakiraan cuaca sebelum melaut, menggunakan perlengkapan keselamatan seperti jaket pelampung dan alat komunikasi, serta mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas di laut.
Selain itu, masyarakat diminta segera melaporkan apabila mengetahui adanya kondisi darurat atau kejadian yang memerlukan penanganan kepolisian melalui Call Center Polri 110 maupun kantor kepolisian terdekat.(*)
Penulis : Moh : Editor : S.S.Suhara






