TOL laut adalah sistem pelayaran logistik terjadwal yang menghubungkan pelabuhan utama dengan wilayah 3TP (Tertinggal, Terdepan, Terluar, dan Perbatasan) di Indonesia untuk memperlancar distribusi barang.
Kepala Wilayah Kerja Patani Muhammad Ikhsan A, md, kepada media ini Selasa (5/5/2026), mengatakan program ini bertujuan menekan biaya logistik, mengurangi ketimpangan harga bahan pokok antar pulau, dan meningkatkan konektivitas nasional.
“Kapal toL laut menawarkan keuntungan utama berupa biaya operasional dan transportasi yang ekonomis, kapasitas muatan sangat besar (barang), serta fleksibilitas pengangkutan barang berat atau berbahaya. Moda ini krusial untuk logistik antarpulau/negara, mendukung pariwisata, serta menyediakan konektivitas bagi masyarakat,”katanya
Lebih lanjut ia merincikan keuntungan kapal laut yakni yang pertama sangat Ekonomis dan Kapasitas Besar: Biaya pengiriman per unit barang lebih murah, terutama untuk jarak jauh dibandingkan transportasi udara atau darat.
” Kapal kontainer mampu mengangkut ribuan ton barang dalam satu kali jalan.Efisiensi Logistik dan Pengiriman Barang: Kapal laut merupakan moda transportasi utama untuk perdagangan internasional dan antar pulau,”paparnya.
Selain itu, dapat memfasilitasi pengangkutan barang curah, cair, maupun peti kemas. Proses bongkar muat kontainer juga tergolong aman dan tersegel. Kemudian Pengurangan Biaya Sosial/Ekonomi: Melalui program tol laut, kapal laut membantu menekan disparitas harga barang pokok di daerah terpencil, khususnya masyarakat patani Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara
Sementara Kepala Kantor UPP Kelas II Weda menyampaikan apresiasi atas kinerja Kepala Wilayah kerja Patani Muhammad ikhsan A, md bersama kolega di pelabuhan patani, selama melayani kegiatan bongkar muat berlangsung di pelabuhan patani.”Saya memberikan apresiasi. Terus lah memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,”ucapnya.(*)






