INSTITUT Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate, Maluku Utara, menggelar kuliah umum bertajuk Integrasi Keilmuan Peta Jalan UIN Sultan Baabullah Ternate di Auditorium IAIN Ternate, Sabtu (31/10/2026).
Kuliah Umum yang disampaikan Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kementerian Agama RI Prof. Dr. H. Amien Suyitno, M.Ag diikuti oleh seluruh civitas akademika IAIN Ternate.
Rektor IAIN Ternate, Dr. Adnan Mahmud, S.Ag., M.A saat membuka kuliah umum menyampaikan bahwa IAIN Ternate saat ini memiliki empat fakultas, yakni Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Fakultas Syariah, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah serta Program Pascasarjana.
Dia menjelaskan, untuk program Doktor di IAIN Ternate kini telah memasuki tahun kedua. Penyelenggaraan studi program Doktor dibuka pada 2025 lalu berdasarkan Keputusan Menteri Agama nomor 1409 tahun 2025.
“Alhamdulillah untuk pascasarjana program Doktor sudah masuk tahun kedua,” katanya.
Mantan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga IAIN Ternate itu, mengungkapkan pemilihan tema Kuliah Umum kali ini dengan tujuan agar civitas akademika IAIN Ternate mengetahui sejauh mana proses alih bentuk IAIN Ternate menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Baabullah Ternate.
Adnan yang juga ketua ISNU Malut itu menerangkan, dokumen borang usul alih bentuk disepakati mencantumkan nama UIN SUBA Ternate, pemilihan nama ini kata dia berdasarkan kajian akademik dan berbagai pertimbangan histori terkait kiprah Sultan Baabullah.
Soal transformasi kelembagaan, lanjut dia, bukan hanya menjadi keinginan civitas akademika IAIN Ternate, melainkan keinginan seluruh masyarakat Maluku Utara, yang menghendaki kampus keagamaan tertua di wilayah Timur Indonesia ini bergerak maju seperti Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) lainnya.
“Alih bentuk IAIN menjadi UIN SUBA mendapat dukungan dari Kesultanan Ternate, Pemerintah Kota Ternate, serta Pemda Provinsi Maluku Utara,” terangnya.
Adnan menambahkan, selain menunggu keputusan soal alih bentuk, pihaknya kini tengah berupaya untuk melakukan pengembangan kampus II IAIN Ternate di kelurahan Gambesi, Kecamatan Ternate Selatan.
Upaya tersebut, lanjut dia, yakni pengusulan anggaran Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) untuk pembangunan gedung fakultas yang direncanakan bakal terealisasi pada 2028 mendatang.
“Terakhir kami peroleh anggaran SBSN adalah di tahun 2024, yakni pembangunan gedung Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) di kelurahan Gambesi,” tandasnya.(*)
Penulis : Hms : Editor : Redaksi






