PELAKSANAAN event Morotai Fun Run 10K -Lari di Tanah Samudra” pada Minggu, 12 April 2026, yang usai digelar menuai sorotan publik. Di tengah polemik transparansi anggaran, muncul informasi bahwa PT Jababeka sempat dicantumkan sebagai salah satu sponsor kegiatan tersebut, Senin (13/4/2026).
Menanggapi hal itu, Ketua Panitia Fun Run 10K Morotai yang juga CEO Boomtale, Sugiarti, akhirnya angkat bicara. Ia membantah tegas adanya kontribusi dana dari pihak PT Jababeka dalam kegiatan tersebut.
“Memang PT Jababeka sebelumnya sempat dicantumkan sebagai sponsor, tetapi sudah kami take down karena kontribusinya nol rupiah,” ujarnya kepada media ini.
Sugiarti menegaskan, panitia tidak pernah menerima dana sponsorship dari perusahaan tersebut dalam bentuk apa pun. Namun demikian, pernyataan tersebut memunculkan pertanyaan baru. Sebab, Sugiarti mengakui bahwa sebelumnya sempat ada aliran dana sebesar Rp25 juta dari PT Jababeka. Ia menjelaskan, dana tersebut bukanlah sponsorship, melainkan pinjaman yang sifatnya hutang dan telah dikembalikan.
“Sebelumnya PT Jababeka sempat memberikan dana Rp25 juta kepada saya, tetapi itu sifatnya hutang. Satu minggu sebelum kegiatan, dana tersebut sudah saya kembalikan dan ada buktinya,” tegasnya.
Ia juga mengaku dan telah menunjukkan bukti transfer kepada wartawan serta sempat difoto. Dalam dokumen tersebut tercantum transaksi pengembalian dana pada 26 Maret 2026 melalui Bank BCA sebesar Rp 25 Juta.
Meski klarifikasi telah disampaikan, polemik terkait transparansi dan pengelolaan anggaran kegiatan ini masih terus menjadi perhatian publik. Kejelasan status hubungan antara panitia dan pihak-pihak yang sempat dicantumkan sebagai sponsor dinilai penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat.
Hingga berita ini tayang, media ini masih berupaya mengonfirmasi pihak PT Jababeka.(*)
Penulis : Moh
Editor. : S.S.Suhara






