Morotai Ukir Sejarah di POPDA XII, Tembus Tiga Besar dan Catat Prestasi Terbaik

KABUPATEN Pulau Morotai mengukir sejarah baru pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Maluku Utara Tahun 2026. Selain sukses menjadi tuan rumah, kontingen Morotai juga berhasil menembus tiga besar klasemen akhir perolehan medali, capaian terbaik sepanjang keikutsertaan pada dua edisi terakhir.

Berdasarkan klasemen akhir, Morotai finis di peringkat ketiga dengan raihan 9 medali emas, 8 medali perak, dan 9 medali perunggu.

Posisi puncak ditempati Kota Ternate yang tampil dominan dengan koleksi 30 medali emas, 9 medali perak, dan 13 medali perunggu. Sementara Kabupaten Halmahera Utara berada di posisi kedua dengan raihan 9 medali emas, 15 medali perak, dan 20 medali perunggu.

Meski sama-sama mengoleksi sembilan medali emas, Halmahera Utara unggul dalam jumlah medali perak dan perunggu sehingga berhak menempati posisi runner-up.

Capaian tersebut menjadi lompatan besar bagi olahraga pelajar Morotai. Pada POPDA XI Tahun 2024 di Sofifi, kontingen Morotai hanya mampu finis di peringkat kesembilan dengan torehan 1 medali emas, 3 medali perak, dan 5 medali perunggu.

Sementara pada POPDA X Tahun 2022, Morotai berada di posisi keenam dengan raihan 3 medali emas, 2 medali perak, dan 6 medali perunggu atau total 11 medali. Keberhasilan pada POPDA XII 2026 sekaligus mengantarkan Morotai menggeser daerah yang sebelumnya menghuni tiga besar, seperti Kabupaten Halmahera Barat pada POPDA XI 2024 dan Kota Tidore Kepulauan pada POPDA X 2022.

Tak hanya mencatat prestasi di arena pertandingan, Kabupaten Pulau Morotai juga dinilai sukses sebagai tuan rumah penyelenggara POPDA XII Maluku Utara. Seluruh rangkaian pertandingan berlangsung aman, tertib, dan lancar berkat sinergi Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai, Pemerintah Provinsi Maluku Utara, panitia pelaksana, aparat keamanan, serta dukungan masyarakat.

Wakil Bupati Pulau Morotai, Rio Cristian Pawane, dalam sambutannya pada acara penutupan POPDA XII menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap berkomitmen meningkatkan prestasi olahraga meski di tengah keterbatasan fiskal.

Menurut Rio, pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Maluku Utara, serta pemerintah kabupaten/kota akan terus bersinergi bersama seluruh pemangku kepentingan dalam membangun dunia olahraga melalui penyediaan infrastruktur dan pembinaan atlet secara berkelanjutan.

“POPDA menjadi wadah penting untuk melahirkan atlet-atlet muda berbakat yang nantinya dipersiapkan mewakili Maluku Utara pada berbagai kejuaraan, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Keberhasilan Morotai sebagai penyelenggara sekaligus peraih peringkat ketiga menjadi bukti bahwa daerah berjuluk “Mutiara di Bibir Pasifik” itu tidak hanya mampu menggelar ajang olahraga tingkat provinsi dengan baik, tetapi juga berhasil meningkatkan kualitas pembinaan atlet pelajar.

Prestasi tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi pemerintah daerah, insan olahraga, dan seluruh masyarakat untuk terus mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Pulau Morotai di tingkat yang lebih tinggi.(*)

banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *