HIMPUNAN Mahasiswa Program Studi (HMPS) Program Studi Manajemen Keuangan Syari’ah (MKS) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Ternate, Maluku Utara, menggelar kegiatan musyawarah besar (Mubes) VII periode 2025-2026.
Musyawarah bertajuk meneguhkan komitmen bersama dalam membangun HMPS-MKS yang progresif dan visioner, berlangsung di auditorium IAIN Ternate, Senin (9/3/2026).
Ketua panitia Mubes VII HMPS MKS, Putri Aprilia Amir saat membacakan laporan kegiatan mengatakan, pelaksanaan Mubes HMPS MKS berlangsung selama dua hari, yakni 9-10 Maret 2026.“Pelaksanaan Mubes VII dengan tujuan mengevaluasi program kerja pengurus HMPS MKS periode 2024-2025, kemudian membahas program kerja kepengurusan yang baru dan memilih ketua umum HMPS MKS periode 2025-2026,” ujarnya.
Sedangkan ketua umum HMPS MKS demisioner, Muhajir, mengharapkan pelaksanaan musyawarah dapat berjalan sesuai dengan harapan, serta penyusunan program kerja yang baik dan berbasis kebutuhan mahasiswa yang nantinya menentukan kualitas kinerja HMPS selama satu periode mendatang.“Mari kita satukan ide dan gagasan untuk membawa HMPS MKS jauh lebih baik di masa mendatang,” pintanya.
Dia mengungkapkan, sepanjang periode kepemimpinan 2024-2025, pihaknya telah menggelar beragam kegiatan positif untuk pengembangan HMPS MKS serta men-support program studi dan fakultas.
Untuk itu, dia mengharapkan kepengurusan HMPS MKS periode 2025-2026 lebih memaksimalkan kegiatan HMPS, agar memberikan manfaat untuk pengembangan diri dan pencapaian prestasi pengurus serta mahasiswa prodi MKS.
“Yang paling terpenting adalah saling support dalam setiap kegiatan, agar memberi manfaat untuk semua mahasiswa di prodi MKS FEBI IAIN Ternate,” katanya.
“Hal terpenting dari sebuah organisasi adalah membangun komunikasi secara baik, agar persaudaraan tetap terjaga antarmahasiswa HMPS MKS,” imbuhnya.
Sementara Kasubbag TU FEBI IAIN Ternate, Hilman Idrus, S.PdI., M.Pd mewakili Dekan FEBI membuka kegiatan Mubes VII HMPS MKS menyampaikan, berorganisasi merupakan wadah untuk belajar bekerjasama, membangun disiplin, saling memahami karakter sesame anggota dan bertanggungjawab atas pekerjaan.
Dengan belajar di organisasi, lanjut dia, nantinya memberi beragam manfaat bagi setiap mahasiswa jika memasuki dunia kerja.“Sebab dari pengalaman yang didapatkan sepanjang berkiprah di organisasi kemahasiswaan dapat membentuk kesiapan saat menghadapi dunia kerja,” katanya.
“Jadi, seperti aktivitas mengelola kegiatan, bekerjasama dalam membangun sebuah tim merupakan pengalaman yang paling berharga bagi setiap mahasiswa yang berkecimpun dalam organisasi,” sambungnya.
Lebih lanjut, dia menegaskan, untuk menjaga keberlangsungan HMPS MKS secara baik, maka dituntut harus meningkatkan koordinasi dan kolaborasi antarpengurus untuk memastikan roda organisasi berjalan sesuai dengan visi dan misi organisasi.
“Dalam sebuah organisasi, hal terpenting yang harus mendapat perhatian adalah koordinasi. Sebab, jika koordinasi tidak berlangsung secara baik, praktis sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan organisasi,” ucapnya.
Selain itu, dia juga mengharapkan kepada pengurus HMPS MKS, agar pada setiap pelaksanaan kegiatan harus membangun komunikasi dengan koordinator program studi (prodi) serta para unsur pimpinan di FEBI. Hal ini lanjut dia, penting dilakukan untuk memastikan setiap kegiatan yang digelar HMPS dapat memberi nilai plus bagi prodi serta fakultas.
“Dekan dan para unsur pimpinan di FEBI telah menetapkan program strategis untuk pengembangan fakultas dan prodi, sehingga dari program tersebut harus di-support oleh mahasiswa melalui lembaga kemahasiswaan; baik HMPS, SEMA maupun DEMA,” katanya.
“Jadi, apapun kegiatan yang dilaksanakan oleh HMPS harus membangun koordinasi dan meminta dukungan dari koorprodi,” imbuhnya.
Dia menambahkan, pada setiap pelaksanaan musyawarah pasti diperhadapkan pada perbedaan pilihan. Menurut dia, hal tersebut memang lazim terjadi di setiap organisasi. Karena itu, dia mengharapkan jangan jadikan perbedaan pandangan dan pilihan dalam pelaksanaan musyawarah sebagai langkah untuk menghambat pengembangan organisasi.
“Pada prinsipnya harus sama-sama mengusung ambisi untuk membawa HMPS MKS jauh lebih baik sebagaimana digambarkan melalui tema kegiatan, yakni membangun organisasi yang progresif dan visioner,” tandasnya.(*)
Penulis: HMS
Editor : S.S.Suhara






