PENGURUS Resimen Mahasiswa (Menwa) dan Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) Provinsi Maluku Utara melakukan audiensi dan silaturahmi dengan Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXVIII/Moloku Kie Raha, Mayor Jenderal TNI Dr. Nefra Firdaus,S.E.,M.M pada Senin (2/11/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Pangdam didampingi sejumlah pejabat utama Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha, yakni Asisten Intelijen (Asintel), Asisten Logistik (Aslog), dan Asisten Teritorial (Aster).
Sementara itu, rombongan Menwa dan IARMI dipimpin Komandan Menwa Maluku Utara, Edi Langkara, bersama Ketua IARMI Maluku Utara, Hankam Radjilun.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban tersebut membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari persiapan Pendidikan Dasar (Diksar) Resimen Mahasiswa tahun 2027 hingga peluang kolaborasi dalam mendukung program pembangunan nasional di Maluku Utara.
Audiensi ini sekaligus menjadi momentum mempererat hubungan antara TNI, Menwa, dan IARMI dalam membangun sumber daya manusia yang berkarakter, disiplin, berjiwa kepemimpinan, serta memiliki semangat kebangsaan.
Siapkan Diksar Akbar 1.000 Mahasiswa dari 29 Perguruan Tinggi
Salah satu agenda utama yang disampaikan dalam audiensi tersebut adalah rencana pelaksanaan Pendidikan Dasar Resimen Mahasiswa Maluku Utara pada tahun 2027, dengan target melibatkan 1.000 mahasiswa dari 29 perguruan tinggi yang tersebar di Provinsi Maluku Utara.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat pembinaan generasi muda melalui pendidikan kedisiplinan, kepemimpinan, wawasan kebangsaan, dan bela negara.
Menwa diharapkan semakin berperan sebagai organisasi kemahasiswaan yang tidak hanya berorientasi pada pembinaan fisik dan mental, tetapi juga mampu melahirkan mahasiswa yang memiliki kepedulian sosial, tanggung jawab, serta kesiapan berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Pangdam Miliki Latar Belakang Akademik di Universitas Pertahanan
Pertemuan tersebut juga memiliki nilai tersendiri karena Pangdam XXVIII/Moloku Kie Raha, Mayjen TNI Nefra Firdaus, tidak hanya memiliki pengalaman dalam kepemimpinan militer, tetapi juga latar belakang akademik di lingkungan pendidikan tinggi pertahanan.
Berdasarkan informasi riwayat jabatannya, Mayjen TNI Nefra Firdaus mendapat amanat sebagai Dekan Fakultas Keamanan Nasional Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) sejak 12 Juni 2026.
Latar belakang akademik tersebut menjadi titik temu yang relevan dengan keberadaan Menwa sebagai organisasi kemahasiswaan serta IARMI yang memiliki banyak alumni berprofesi sebagai dosen dan akademisi di berbagai perguruan tinggi Maluku Utara.
Kesamaan perhatian terhadap pendidikan, pembinaan kepemimpinan, wawasan kebangsaan, dan bela negara diharapkan membuka peluang kerja sama yang lebih luas, khususnya dalam penguatan kapasitas mahasiswa dan pengembangan sumber daya manusia daerah.
Menwa dan IARMI Siap Mendukung Program Strategis Nasional
Selain membahas persiapan Diksar, pengurus Menwa dan IARMI Maluku Utara juga menyampaikan kesiapan untuk berkolaborasi dengan TNI dalam mendukung berbagai program strategis nasional yang dilaksanakan di daerah.
Beberapa program yang menjadi perhatian bersama antara lain penguatan ketahanan pangan, Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta peningkatan akses air bersih bagi masyarakat di wilayah pedesaan.
Program-program tersebut memiliki keterkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat Maluku Utara, terutama masyarakat pesisir, nelayan, petani, dan penduduk desa yang masih menghadapi berbagai keterbatasan infrastruktur serta pelayanan dasar.
Dalam konteks ini, Menwa dan IARMI berpeluang mengambil peran melalui kegiatan pendampingan masyarakat, edukasi, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengabdian berbasis kebutuhan lokal.
Potensi tersebut semakin terbuka mengingat IARMI Maluku Utara memiliki jaringan alumni yang cukup luas, termasuk para akademisi dan dosen yang saat ini aktif mengabdi di sejumlah perguruan tinggi utama di daerah.
Keberadaan alumni di lingkungan akademik menjadi modal penting untuk membangun sinergi antara perguruan tinggi dan TNI, terutama melalui program penelitian terapan, pengabdian kepada masyarakat, pemberdayaan ekonomi desa, dan penguatan ketahanan pangan berbasis potensi sumber daya lokal.
Dengan demikian, kolaborasi yang dibangun diharapkan tidak hanya terbatas pada kegiatan pembinaan kemahasiswaan, tetapi juga dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan, pesisir, dan pulau-pulau di Maluku Utara.
Pangdam Sambut Positif, Dorong Koordinasi Berkelanjutan
Dalam pertemuan tersebut, Pangdam XXVIII/Moloku Kie Raha bersama Asisten Intelijen, Asisten Logistik, dan Asisten Teritorial memberikan respons positif terhadap berbagai gagasan dan rencana kegiatan yang disampaikan pengurus Menwa dan IARMI Maluku Utara.
Pangdam berharap komunikasi dan koordinasi terus dibangun secara berkelanjutan sehingga setiap rencana kerja sama dapat dipersiapkan secara matang, dilaksanakan dengan baik, dan memberikan manfaat yang tepat sasaran.
Respons tersebut menjadi dorongan bagi Menwa dan IARMI untuk segera mematangkan rencana Diksar 2027 sekaligus mengidentifikasi bentuk kerja sama yang dapat dilaksanakan bersama TNI, perguruan tinggi, dan pemangku kepentingan lainnya.
Bagi Menwa dan IARMI Maluku Utara, pertemuan ini bukan sekadar agenda silaturahmi kelembagaan, melainkan langkah awal untuk memperkuat kolaborasi dalam menjawab tantangan pembangunan daerah.
Sinergi TNI, Menwa, IARMI, dan perguruan tinggi diharapkan menjadi kekuatan bersama dalam menyiapkan generasi muda yang tangguh sekaligus mendukung percepatan pembangunan masyarakat Maluku Utara.
Melalui semangat kebersamaan tersebut, Menwa dan IARMI Maluku Utara berkomitmen terus berkontribusi dalam pembinaan karakter mahasiswa, penguatan wawasan kebangsaan, serta mendukung program pembangunan yang menyentuh kebutuhan nyata masyarakat.
Diksar 1.000 mahasiswa pada 2027 diharapkan menjadi salah satu tonggak penguatan peran Resimen Mahasiswa di Maluku Utara, sekaligus membuka ruang pengabdian yang lebih luas bagi mahasiswa dan alumni untuk daerah dan bangsa.(*)






