Dari Halmahera Utara ke Nasional, Piet Hein Babua Duduki Kursi Wakil Ketua ASPEKSINDO

KOMITMEN memperjuangkan kepentingan daerah kepulauan dan pesisir semakin diperkuat dengan dilantiknya Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua, sebagai Wakil Ketua Bidang Tata Kelola dan Kelembagaan Laut dalam Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia periode 2025–2030. Pelantikan tersebut berlangsung di Hotel Borobudur Jakarta, Selasa (14/4).

Dalam kesempatan yang sama, Erlina yang juga menjabat sebagai Bupati Mempawah resmi dilantik sebagai Ketua Umum ASPEKSINDO oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Sakti Wahyu Trenggono. Turut dilantik jajaran pengurus lainnya, di antaranya Radityo Egi Pratama sebagai Wakil Ketua Umum dan Mirwan MS sebagai Wakil Bendahara Umum.

Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antar pemerintah daerah kepulauan dan pesisir di seluruh Indonesia, sekaligus mendorong percepatan pembangunan sektor kelautan dan perikanan yang berkelanjutan dan inklusif.

Bupati Piet Hein Babua menegaskan keberadaan ASPEKSINDO memiliki peran strategis dalam memperjuangkan kepentingan daerah pesisir di tingkat nasional. “Keberadaan ASPEKSINDO memiliki peran penting dalam memperkuat sinergi lintas daerah, khususnya bagi wilayah pesisir yang memiliki potensi besar namun menghadapi berbagai tantangan. ASPEKSINDO bukan hanya sebagai forum koordinasi, tetapi juga menjadi wadah strategis dalam memperjuangkan kepentingan daerah pesisir agar mendapatkan perhatian yang proporsional dalam kebijakan nasional,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya integrasi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, sektor industri, serta para pemangku kepentingan dalam mengoptimalkan potensi maritim nasional. “Integrasi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, sektor industri, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mengoptimalkan potensi maritim nasional sebagai salah satu pilar pembangunan Indonesia,” tambahnya.

Kegiatan pelantikan turut dirangkaikan dengan seminar nelayan yang membahas berbagai isu strategis, mulai dari penguatan ekonomi nelayan, peningkatan daya saing hasil perikanan, hingga pengelolaan sumber daya laut yang berkelanjutan.(*)

banner banner banner banner banner banner banner banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *