SEJUMLAH Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Pulau Morotai mengeluhkan keterlambatan pembayaran gaji. Di tengah kondisi tersebut, mereka menyoroti pelaksanaan turnamen domino yang dinilai menunjukkan adanya persoalan dalam skala prioritas anggaran pemerintah daerah, Sabtu (18/72026).
Para PPPK mempertanyakan kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Morotai yang dinilai belum menyelesaikan kewajiban pembayaran gaji, sementara kegiatan lain seperti turnamen domino tetap dapat dilaksanakan.
“Kami bukan menolak kegiatan masyarakat atau turnamen. Tetapi, kami mempertanyakan skala prioritas pemerintah. Gaji adalah hak kami dan menjadi kebutuhan utama untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” keluh salah seorang PPPK yang meminta namanya tidak disebutkan.
Menurutnya, keterlambatan pembayaran gaji berdampak langsung terhadap kehidupan para PPPK. Sebagian dari mereka harus memenuhi kebutuhan rumah tangga, biaya pendidikan anak, cicilan, serta kebutuhan sehari-hari.
“Kami bekerja setiap hari dan menjalankan tugas sebagai abdi negara. Kami berharap hak kami dibayarkan tepat waktu. Jangan sampai kami merasa pemerintah lebih mengutamakan kegiatan seremonial dibandingkan memenuhi hak para pegawai,” ujarnya.
Para PPPK berharap Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai dapat memberikan penjelasan secara terbuka terkait penyebab keterlambatan pembayaran gaji serta memastikan hak-hak mereka segera dibayarkan.
Mereka juga meminta pemerintah daerah lebih bijak dalam menentukan prioritas penggunaan anggaran, terutama dengan mendahulukan kebutuhan wajib dan hak para pegawai sebelum membiayai kegiatan lainnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai terkait keluhan para PPPK tersebut.(*)
Penulis : Moh : Editor : S.S.Suhara






