Pimpin Upacara Peringatan Sumpah Pemuda, Rektor IAIN Dr Adnan Mahmud : Kemajuan Sejati Dimulai Dari Kepedulian Sesama

Suasana penuh hikmah, upacara sumpah pemuda yang dilaksanakan di lapangan IAIN Ternate

INSTITUT Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate menggelar upacara peringatan hari sumpah pemuda ke 98 tahun yang dipusatkan di lapangan IAIN Ternate, dengan tema” Patriotik, Gigih, Berempati : Pemuda Untuk Indonesia”.

Momentum ikrar sumpah janji pemuda yang digelar tahunan tersebut, dipimpin oleh Rektor IAIN Ternate Dr Adnan Mahmud. Namun upacara kali ini tampil berbeda dengan tahun- tahun sebelumnya, dimana dihadiri oleh seluruh organisasi internal kampus seperti Resimen Mahasiswa Pramuka, Mahad dan elemen lainnya, para warek, dosen dan ASN.

Rektor IAIN Ternate, Dr Adnan Mahmud dalam sambutanya mengatakan sembilan puluh delapan tahun yang lalu, para pemuda Indonesia mengikrarkan sebuah janji. Janji yang menyatukan perbedaan. Janji yang menguatkan perjuangan. Janji yang melahirkan tekad untuk berdiri sebagai satu bangsa:Indonesia. Hari ini, semangat itu harus terus hidup.

“Bukan hanya dalam ingatan kita, tetapi dalam karakter setiap generasi penerus bangsa. Saudara-saudaraku, Kita ingin membangun Indonesia yang maju. Tetapi kemajuan bukan hanya tentang gedung yang menjulang tinggi, teknologi yang semakin canggih, atau kekayaan yang berlimpah,”tuturnya.

Lebih lanjut kata Dr Adnan Mahmud yang juga menjabat sebagai Ketua FKUB Maluku Utara bahwa kemajuan sejati dimulai dari manusia, dari karakter, dari hati yang mencintai tanah air, dari jiwa yang tidak menyerah, dan dari kepedulian terhadap sesama.

Oleh karena itu, membentuk generasi masa depan yang patriotik, gigih, dan berempati. Patriotik, yang mencintai Indonesia bukan hanya dengan kata-kata,tetapi dengan pengabdian dan tindakan nyata. Gigih yang tidak menyerah ketika menghadapi kesulitan, tidak runtuh ketika mengalami kegagalan, dan tidak berhenti berjuang sebelum memberikan yang terbaik bagi bangsa.

Pasalnya, berempati yang tidak hanya memikirkan keberhasilan dirinya sendiri, tetapi juga merasakan kesulitan saudaranya. Yang tidak berpaling ketika melihat rakyatnya membutuhkan pertolongan. Sebab patriotisme tanpa kepedulian akan kehilangan maknanya. Kegigihan tanpa nurani akan kehilangan arahnya. Dan kemajuan tanpa kemanusiaan bukanlah kemajuan yang sesungguhnya.

.”Anak-anakku, para pemuda Indonesia, bermimpilah setinggi langit. Bekerjalah sekeras mungkin. Jadilah manusia yang kuat, tetapi jangan kehilangan kelembutan hati.Jadilah generasi yang berani memimpin, tetapi juga bersedia melayani,”tandasnya.

Mantan warek 1 itu bilang, generasi yang mampu berdiri tegak untuk bangsanya, sekaligus mengulurkan tangan kepada sesamanya. Jadikanlah setiap ilmu, setiap karya, dan setiap pengorbanan sebagai bukti cinta kita kepada Indonesia.

“Saya mengucapkan selamat hari sumpah pemuda ke-98 Tahun 2026! Mari kita bangun generasi yang patriotik dalam pengabdian, gigih dalam.perjuangan, dan berempati dalam kemanusiaan. Sebab masa depan bangsa bukan hanya sesuatu yang akan kita temui. Masa depan adalah sesuatu yang sedang kita bangun bersama,”pungkasnya (*)

Penulis : Redaksi : Editor : S.S.Suhara

banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *