OSIM (Organisasi siswa intra Madrasah) MA Negeri 1 Halmahera Timur melaksanakan kegiatan penggalangan dana sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap korban bencana alam yang terjadi di wilayah Sumatera dan Aceh, pada Sabtu (6/12/2025).
Aksi kemanusiaan ini melibatkan seluruh siswa, guru, serta tenaga kependidikan, dan dilaksanakan dengan terorganisir melalui pembagian tiga kelompok besar yang turun langsung ke masyarakat di Desa Babasaram dan Desa Beringin Lamo.
Penggalangan dana tersebut dipimpin langsung oleh pembina OSIM dengan dukungan penuh pihak madrasah. Untuk memastikan kegiatan berjalan tertib dan efektif, OSIM membentuk tiga kelompok lapangan dengan pendampingan guru.
Kelompok pertama dikawal oleh Ibu Rahmawati yang bertugas menyusuri rute jalur 5 dan 6. Kelompok kedua didampingi oleh Ibu Djarifa dan Ibu Julia melalui rute jalur 4 dan 3. Sedangkan kelompok ketiga dipimpin oleh Ibu Supriyati dan Ustadzah Siti yang bergerak melalui jalur 1 dan 2. Pembagian rute ini dilakukan agar wilayah yang dijangkau lebih luas dan interaksi dengan masyarakat lebih efektif.
Desa Babasaram dan Beringin Lamo dipilih sebagai lokasi fokus penggalangan dana karena tingginya partisipasi masyarakat dan kesiapan desa dalam menerima kegiatan sosial semacam ini. Sejak pagi hari, ketiga kelompok siswa telah bergerak menyapa dan mengetuk pintu rumah warga, menyampaikan maksud kegiatan kemanusiaan tersebut. Respon masyarakat sangat positif. Warga dari berbagai lapisan usia menunjukkan antusiasme yang luar biasa, mulai dari memberikan kontribusi secara sukarela hingga memberikan dukungan moral kepada para siswa.
Para warga menyambut hangat niat tulus para siswa dan guru pendamping yang ingin menyalurkan bantuan kepada saudara-saudara mereka di Sumatera dan Aceh yang sedang dilanda musibah. Banyak warga yang mengungkapkan harapan agar bantuan kecil yang mereka berikan dapat meringankan beban para korban bencana.
Ketua OSIM MA Negeri 1 Haltim Evan Supriyanto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pendidikan karakter dan implementasi nilai kepedulian sosial di lingkungan madrasah. “Kami tidak hanya ingin mencetak siswa yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan empati terhadap sesama. Melalui kegiatan seperti ini, siswa belajar tentang pentingnya solidaritas dan tanggung jawab sosial,” ujarnya.
Sementara itu, para guru pendamping memberikan apresiasi atas kerja keras dan semangat para siswa yang turun langsung ke lapangan. Mereka berharap kegiatan ini dapat menjadi pengalaman berharga bagi seluruh peserta didik dalam memahami arti penting berbagi dan membantu sesama tanpa melihat perbedaan suku, agama, maupun daerah.
Hasil penggalangan dana yang terkumpul selanjutnya akan disalurkan melalui lembaga resmi yang menangani bantuan kemanusiaan untuk korban bencana di Sumatera dan Aceh. Pihak madrasah memastikan bahwa seluruh sumbangan yang diberikan masyarakat akan sampai kepada para korban secara tepat sasaran dan transparan.
Kegiatan penggalangan dana ini menjadi bukti bahwa kepedulian tidak mengenal batas. Melalui aksi sederhana namun penuh makna ini, OSIM MA Negeri 1 Halmahera Timur menunjukkan komitmennya bahwa nilai kemanusiaan harus senantiasa dijunjung tinggi. Semoga segala kebaikan masyarakat Babasaram dan Beringin Lamo menjadi amal ibadah yang diterima dan memberikan manfaat besar bagi saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah.(*)
Penulis : Wahyudin
Editor. : S.S.Suhara






